
Ruyati Dimakamkan Dekat Makam Istri Nabi
BNP2TKI mengakui kecolongan Ruyati dipancung.Senin, 20 Juni 2011, 19:28 WIBArry Anggadha, Dedy Priatmojo
Demo dukung TKW Ruyati di Kedubes Arab Saudi (VIVAnews/Siti Ruqoyah)BERITA TERKAITDoakan Ruyati, Siswa SD Gelar Sholat Ghaib
Istana: Jangan Cari Kambing Hitam Soal Ruyati
Komisi I: Denda Darsem Dibayar Kemenlu
Menlu: Sulit Pulangkan Jenazah Ruyati
Pemerintah Harus Keluarkan Moratorium ke Arab
VIVAnews - Kepala Badan Nasional Penanganan dan Perlindungan TKI, Jumhur Hidayat, mengakui pemerintah kecolongan dalam kasus hukuman pancung TKW Indonesia, Ruyati binti Satubi.
Meski begitu, menurut informasi yang diterima BNP2TKI jenazah Ruyati dimakamkan di pemakaman terhormat, yakni di dekat makam istri Nabi Muhammad SAW, Siti Khadijah.
"Menurut informasi almarhumah Ruyati dimakamkan di tempat yang terhormat didekat Siti Khadijah," kata Jumhur, di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin 20 Juni 2011.
Menurut Jumhur, orang yang divonis hukuman mati dengan pancung di Arab Saudi mendapatkan posisi terhormat layaknya seorang syuhada.
"Itu begitu di Arab sana, karena posisi orang yang mati dalam kasus hukum pancung dimakamkan di tempat yang terhormat layaknya para syahid," tandasnya.
Ruyati pertama kali menjadi TKI sekitar tahun 1999. Pada keberangkatan pertama itu, nenek dengan tujuh orang cucu dari tiga anak ini sempat bekerja di Madinah, Arab Saudi, selama lima tahun.
Setelah pulang, dia kembali mengadu nasib ke Arab Saudi dan bekerja selama enam tahun. Terakhir, dia bekerja di negeri kaya minyak tersebut selama satu tahun empat bulan, sebelum pedang algojo memisahkan kepala dari tubuhnya.(umi)
• VIVAnews

